Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Ironis, Stik Es Krim Masih Diimpor

Perusahaan es krim terbesar di Asia yang beroperasi di Indonesia mengeluhkan impor stik kayu untuk es krim terhambat aturan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Hal ini menunjukkan meski bersifat sepele, stik kayu untuk es krim pun masih diimpor. Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) mengeluhkan sejumlah peraturan yang selama ini menghambat industri makanan dan minuman (mamin) kepada Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto. Adapun salah satu topik permasalahan yang dikeluhkan adalah soal Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman mengatakan ada salah satu industri es krim terbesar di Asia Tenggara, saat ini terkendala dalam melakukan impor bahan baku stik es krim. Pasalnya, untuk bisa impor komponen bahan ini membutuhkan SVLK, karena bahan baku utamanya terbuat dari kayu. Padahal, kebutuhan stik untuk industri ini sangat diperlukan. Untuk itu, pertemuan pihaknya dengan Menperin pada kesemp